Sensasi Bertanam yang Edukatif melalui POBNUS (Pot Bunga Pinus)

Berkurangnya lahan hutan di Indonesia menjadi penyebab menurunnya kualitas lingkungan yang ada. Dari laporan State of the World’s Forests, FAO (Food and Agricultural Organization) 2007, menempatkan Indonesia di urutan kedua dari sepuluh negara dengan laju kerusakan tertinggi di dunia. Hal inilah yang menjadi alasan utama terbentuknya produk POBNUS (Pot Bunga Pinus) karya lima mahasiswa Universitas Negeri Malang yaitu Ayik Bella Saputra (S1 Pendidikan Teknik Mesin 2014), Imam Muhtarom (S1 Pendidikan Teknik Mesin 2014), Ni’matul Rochmaniyah (S1 Teknik Informatika 2014), Ardhana Iswari Citra P (S1 Pendidikan Teknik Informatika 2015) dan Ika Rahmawati (S1 Akuntansi 2016).
POBNUS memanfaatkan limbah bunga pinus yang selama ini banyak dianggap remeh oleh sebagian masyarakat. Padahal limbah ini berpotensi untuk dijadikan sebuah media tanam yang ramah lingkungan.

Limbah bunga pinus ini didesain unik dengan bentuk karakter boneka yang menjadi salah satu terobosan ciptaan guna mendapatkan daya tarik masyarakat. Tidak berhenti sampai disitu, POBNUS juga dilengkapi dengan teknologi Augmented Reality yang dapat menampilkan informasi mengenai tanaman yang sedang ditanam dalam media tanam tersebut. Sehingga produk ini sangat cocok digunakan sebagai sarana belajar yang edukatif bagi siswa. Mengingat bahwa saat ini, pendidikan mengenai lingkungan hidup sudah mulai menurun.
“Coba fokus dengan satu hal dulu, nanti merambah ke yang lain dengan memperbanyak publikasi”, ungkap Ayik, ketua tim PKM Kewirausahaan ini. Dia mengungkapkan bahwa produk ini difokuskan untuk memberikan sensasi bertanam yang menarik untuk berbagai kalangan baik itu anak usia sekolah ataupun masyarakat umum.
Pusat produksi atau manajemen bisnis POBNUS dipusatkan di Kota Blitar karena bahan baku produksi melimpah. Sedangkan untuk pusat usaha dipusatkan di Kota Malang karena kota Malang memiliki banyak institusi pendidikan.
Tim PKM-K yang dibimbing oleh Dr. Widiyanti, M.Pd, dosen Teknik Mesin Fakultas Teknik UM ini berhasil lolos dalam pendanaan PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) dari DIKTI (Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi) tahun 2018. Mereka berharap dengan produk POBNUS ini masyarakat dapat kembali peduli dengan lingkungan hidup dan anak usia sekolah tertarik untuk bertanam dan mempelajari berbagai jenis tumbuhan yang ada di sekitarnya.

 

Penulis : Ni’matul Rochmaniyah (mahasiswa S1 Teknik Informatika 2014)

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *