Diam Dihantam Peraturan atau Bergerak untuk Mendobrak

Kesatuan Aksi Mahasiswa Ilmu Sosial (yang selanjutnya disebut dengan KAMIS) Universitas Negeri Malang yang terdiri dari sejumlah Organisasi Mahasiswa di FIS seperti DMF-IS, BEM-FIS, HMJ Sejarah, HMJ HKN, HMJ Geografi, dan HMJ Sosiologi dengan gamblang menolak pemutusan sepihak oleh WD III FIS UM, Bapak Dr. I Nyoman Ruja, S.U terkait pelarangan kegiatan mahasiswa/program kerja Ormawa selama 1 bulan setelah PKKMB UM. Dengan pemutusan sepihak ini KAMIS UM yang paling merasakan dampak dari keputusan yang telah diketok palu ini. Hal ini juga melanggar kesepakatan awal berupa disetujuinya jadwal program-program kerja Ormawa FIS UM pada 15 Februari 2019 di Orchid Hotel kota Batu yang telah disetujui oleh WD III FIS UM dan disaksikan oleh Dekan FIS UM pada gelar Lokakarya FIS UM.

Dengan adanya permasalahan tersebut di atas kami, KAMIS UM mengambil tindakan dengan melancarkan sebuah aksi dengan unsur-unsur massa dari masing-masing Ormawa FIS UM yang jumlahnya ± 35 orang. Massa aksi mulai berkumpul di depan Sekretariat Ormawa FIS UM pada Kamis, 22 Agustus pukul 11.00 WIB. Massa kemudian mengonsentrasikan di Lobby FIS UM dengan disertai orasi dari Ketua Umum DMF IS yaitu Yogi Dwi Maulana Ibrahim dan dilanjutkan orasi dari Satriyo Ichrom perwakilan dari KAMIS. Orasi dimulai pada pukul 12.00-12.30 WIB. Substansi yang dibawakan oleh Orator KAMIS yaitu Satriyo Ichrom berisi tuntutan terhadap pihak Dekanat FIS UM yang terdiri dari:
Pelaksanaan Student Day tetap dilaksanakan pada 31 Agustus s.d 1 September 2019 tanpa mengurangi hal-hal subtansial dan esensial dari Student Day tersebut
Program kerja Ormawa FIS UM tetap dilaksanakan sesuai dengan hasil Lokakarya pada 15 Februari 2019
Bapak Dr. I Nyoman Ruja, S.U selaku WD III FIS UM meminta maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan baik secara moral dan psikis (dalam hal ini Ormawa FIS UM yang tergabung dalam KAMIS) secara lisan, langsung maupun tidak langsung disertai dokumentasi berupa video permintaan maaf tersebut, dan
Kami menuntut untuk segala hal yang berhubungan dengan Ormawa FIS UM akan dialihfungsikan kepada Dekan FIS UM
Selain dibawakan oleh Orator KAMIS yaitu Satriyo Ichrom, tuntutan-tuntuan dari KAMIS juga dinegosiasikan oleh Negosiator yang sudah ditunjuk oleh KAMIS untuk bernegosiasi dengan pihak Dekanat FIS UM.
Negosiasi berjalan mulai dari pukul 12.30 hingga 13.00 WIB dengan pihak Dekanat FIS UM. Setelah berdialog selama ± 30 menit, pihak Dekanat akhirnya mau menyetujui tuntutan-tuntutan yang diperjuangkan oleh KAMIS, dalam aksi ini. Prof. Dr. Sumarmi, M.Pd sebagai Dekan FIS UM bahkan mau menemui massa secara langsung, menyampaikan bahwa tuntutan-tuntuan yang KAMIS perjuangkan disetujui oleh pihak Dekanat FIS UM. Massa aksi KAMIS memberikan ucapan terimasik secara lisan dan langsung diutarakan pada Dekan FIS UM karena mau memerjuangkan aspirasi dari mahasiswanya dan menyelesaikan masalah yang telah diperbuat oleh Bapak Dr. I Nyoman Ruja, S.U selaku WD III FIS UM. Massa juga mendesak Wakil Dekan III FIS UM dalam waktu secepatnya segera meminta maaf serta memberi kompensasi secara moral dan psikis pula terhadap kekeliruan yang telah Bapak Dr. I Nyoman Ruja, S.U selaku WD III FIS UM lakukan.

Sumber : Alfian

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *