Ernest Prakasa(kanan)-Geraldy Tan(tengah)-Martalinda Basuki(kiri) - Bukadulu(dot)com @Almira Sifak Fauziah NarariyaErnest Prakasa(kanan)-Geraldy Tan(tengah)-Martalinda Basuki(kiri) - Bukadulu(dot)com @Almira Sifak Fauziah Narariya

Bocor! Ternyata Begini Self Branding 3 Creativepreneur Hits Ini

Creative enterpreneur (creativepreneur) kini sedang tren di kalangan anak muda. Tak ketinggalan, mahasiswa Universitas Negeri Malang  juga tengah menggali ilmu tersebut lebih dalam. Untuk memfasilitasi hal ini, BEMFA Sastra mengadakan National Talkshow bertema It’s Time For Self Branding.

Acara ini digelar di aula gedung A3 Universitas Negeri Malang pada 13 November 2018. Talkshow kali ini menghadirkan Ernest Prakasa, Martalinda Basuki, dan Geraldy Tan. Ketiganya merupakan orang-orang hits kekinian panutan para entrepreneur muda.

Ernest Prakasa

Siapa yang tak kenal Ernest Prakasa? Wah tentu sudah banyak yang mengenalnya ya. Ya, inilah salah satu komika papan atas Indonesia yang juga seorang creativepreneur. Dalam acara kali ini, Ernest berbagi tentang profesi dan film-film yang pernah diproduksinya.

Ia senantiasa melakukan pekerjaanya dengan sepenuh hati.

“Aku sih di KTP tulisannya seniman dan aku bangga banget,” ungkap Ernest.

Dalam menjalankan karir, Ernest pun belajar dari pengalaman sukses orang-orang besar.

“Kalo gue sih selalu megang prinsipnya Steve Jobs. Stay hungry stay foolish. Maknanya selalu haus ilmu dan jangan ngerasa pinter,” jelas sutradara film Ngenest ini.

Alumni Hubungan Internasional Universitas Padjajaran ini mengawali karirnya dengan mengikuti (Stand Up Comedy Indonesia (SUCI) 1 di Kompas TV. Kemudian berlanjut hingga sekarang, bahkan program yang ia ikuti tersebut sekarang menginjak periode ke-8.

“Penulis skenario itu kita butuh banget. Satu skenario untuk level pemula yang belum punya nama sekitar 30-50juta. Itu belum punya nama ya. Kalau udah punya nama sampai ratusan juta bahkan bisa minta bonus kalau film-nya booming,” bebernya.

Ia juga menceritakan bahwa setiap profesi tidak mudah untuk dijalani.

“Nulis skenario itu butuh ketekunan luar biasa. Kalau nulis di word itu bias 80-100 halaman,”

Martalinda Basuki

Sejalan dengan tema, Martalinda yang merupakan owner Cokelat Klasik ini bercerita mengenai pengalamannya berbisnis Cokelat Klasik yang ia mulai sejak duduk di semester 3 perkuliahan. Hobinya berjualan membawanya seperti keadaan sekarang. Semasa menginjak semester 4 menuju 5, ia bahkan sudah mengalami pahitnya bisnis dengan memiliki hutang Rp 50juta! Namun, alumni FIA Universitas Brawijaya ini mampu bangkit kembali.

Suasana talkshow - Bukadulu(dot)com @Almira Sifak Fauziah Narariya
Suasana talkshow – Bukadulu(dot)com @Almira Sifak Fauziah Narariya

“Tantangan terbesar kita saat di titik jenuh. Soalnya kan nggak banyak orang yang bisa bikin kita bangkit lagi,” tutur ratu kerajaan coklat di Malang  ini.

Branding dari Cokelat Klasik ini yaitu dengan memperbanyak outlet Cokelat Klasik. Dengan begitu, masyarakat akan lebih mengenal dan harapannya selalu memilih Cokelat Klasik.

Geraldy Tan

Sedangkan narasumber ketiga, Geraldy Tan adalah seorang content creator dan penulis. Sosok ceria ini memulai karirnya sejak SMA dengan membuat memes.

“Semua ide-ideku aku buat memes dan responsnya positif sampe sekarang,” ujar Geraldy.

“Aku upload tiap hari, konsisten,” tambahnya.

Ia pun juga mengatakan kalau ia terus belajar, salah satunya belajar edit video.

“Akhirnya ide-ide memes itu aku jadiin video dan lebih asssyyyiikkkk!!,” ungkapnya dengan bahagia.

Ia mengangkat konten komedi karena ia berpikiran ketika semakin low budget semakin lucu. Pemilihan konten ia dapatkan dari keresahan dan minat kita.

Konsep branding digital dari Geraldy Tan yaitu dengan menjadi seperti apa yang kita inginkan untuk dilihat orang lain.

Harapan dari acara ini yaitu para mahasiswa dapat mengaplikasikan tips-tips enterpreneur yang sudah dibagikan oleh narasumber.

 

 

 

Penulis: Almira Sifak

Post Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *